Jumat, 02 Desember 2011

peradapan kuno eropa


A.                                               PERDAPAN  kUNO EROPA
Pedapan kuno eropa yang bersumber pada perapan yunani dan romawi ini menjadi ting utama peradapan eropa modern. Dasar dari perkembangan eropa kuno di mulai dari perkembangan masyarakat di pulau kreta.

Text Box: 1. Peradaban pulau kreta 


Pulau kreta terletak di daerah perairan laut tengah bagian timur. Letaknya sangat strategis, sehingga menjadi pusat aktivitas di daerah perairan laut tengah bagian timur. Pulau kereta merupakan daerah penghubung antara daerah daerah pusat perdagangan di pulau sicilia, mesir, pantai levan, bizantium dan yunani.
Sumber – berita tentang sejarah kerajaan kreta ini diperoleh antara lain dari:
Ø    Syair-syair pujangga homerus terutama dalam kitab IIIyas dan Odyssea,
Ø    Cerita-cerita rakyat di yunani yang lebih bersifat mitologi,
Ø    Hasi-hasi penggalian arkeologi yang menemukan sisa-sisa bangunan kota kuno seperti di kota

Pulau kreta terletak di persimpangan jalan pelayaran antara mesir dan yunani, serta antara daerah-daerah di italia dan punisia. Masyarakat pulau kreta adalah maritime dengan kehidupan pokok berdagang dan berlayar di laut tengah.
Tingkat peradaban dan kebudayaan masyarakat pulau kreta sudah tinggi. Kota-kota pusat perdagangan seperti konossos dan phaestu telah tertata dengan baik. Pada umumnya bangunan gedung di pulau kreta terbuat dari batu bata da nada yang bertingkat. Ibu kota kerajaan dan istana Knossos di buat dalam bentuk labyrinth (rumah siput), sebagai suatu upaya untuk menjamin keamanan istana. Jalan-jalan lurus dan di ratakan. Banyak terdapat bangunan-bangunan took atau loji-loji kantor dagang. Usaha kerajinan tangan dan perundagian (kerajinan dari logam) telah maju.
Masyarakat kreta telah mengenal kepandaian mengecor dan menempa besi, dan ini merupakan salah satu potensi kekuata dari angkatan perang kerajaan pulau kreta yang telah menggunakan alat-alat senjata dari besi. Kebudayaan perundagian besi pulau kreta berkembang ke yunani dan romawi, yang selanjutnya merupakan unsur kekuatan dari negeri-negeri di eropa.
Masyarakat pulau kreta telah mengenal bentuk tulisan yang di sebut dengan tulisan minos. Nama minos berasal dari nama seorang raja besar dari kerajaan ini, yaitu raja minos. Namun, tulisan minos sampai sekarang belum berhasil di baca ssehingga sejarah kerajaan pulau kreta belum terungkap dengan jelas.
Kepercayaan masyarakat kreta bersifat polytheisme dan memuja kekuatan-kekuatan alam. Dewa tidak berfungsi sebagai pencipta malapetaka, tetpa berfungsi sebagai pelindung dan pemberi berkah.
Pada abad ke-15 SM kerajaan kreta mengalami keruntuhan karena mundurnya perdagangan, lepasnya daerah-daerah koloni, akibat bencana alam.
Akan tetapi sejak abad ke-15 SM (1500 SM) terjadi inflasi dan gelombang penyerbuan bangsa-bangsa indo jerman dari asia tengah memasuki daerah semenanjung yunani dan akhirnya merebut pulau kreta.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar