A.
PERDAPAN kUNO EROPA
Pedapan kuno eropa yang bersumber
pada perapan yunani dan romawi ini menjadi ting utama peradapan eropa modern.
Dasar dari perkembangan eropa kuno di mulai dari perkembangan masyarakat di
pulau kreta.
Pulau kreta terletak di daerah
perairan laut tengah bagian timur. Letaknya sangat strategis, sehingga menjadi
pusat aktivitas di daerah perairan laut tengah bagian timur. Pulau kereta merupakan
daerah penghubung antara daerah daerah pusat perdagangan di pulau sicilia,
mesir, pantai levan, bizantium dan yunani.
Sumber – berita tentang sejarah
kerajaan kreta ini diperoleh antara lain dari:
Ø
Syair-syair pujangga homerus terutama dalam
kitab IIIyas dan Odyssea,
Ø
Cerita-cerita rakyat di yunani yang lebih
bersifat mitologi,
Ø
Hasi-hasi penggalian arkeologi yang menemukan
sisa-sisa bangunan kota kuno seperti di kota
Pulau kreta terletak di
persimpangan jalan pelayaran antara mesir dan yunani, serta antara
daerah-daerah di italia dan punisia. Masyarakat pulau kreta adalah maritime
dengan kehidupan pokok berdagang dan berlayar di laut tengah.
Tingkat peradaban dan kebudayaan
masyarakat pulau kreta sudah tinggi. Kota-kota pusat perdagangan seperti konossos
dan phaestu telah tertata dengan baik. Pada umumnya bangunan gedung di pulau
kreta terbuat dari batu bata da nada yang bertingkat. Ibu kota kerajaan dan
istana Knossos di buat dalam bentuk labyrinth (rumah siput), sebagai suatu
upaya untuk menjamin keamanan istana. Jalan-jalan lurus dan di ratakan. Banyak
terdapat bangunan-bangunan took atau loji-loji kantor dagang. Usaha kerajinan
tangan dan perundagian (kerajinan dari logam) telah maju.
Masyarakat kreta telah mengenal
kepandaian mengecor dan menempa besi, dan ini merupakan salah satu potensi
kekuata dari angkatan perang kerajaan pulau kreta yang telah menggunakan
alat-alat senjata dari besi. Kebudayaan perundagian besi pulau kreta berkembang
ke yunani dan romawi, yang selanjutnya merupakan unsur kekuatan dari
negeri-negeri di eropa.
Masyarakat pulau kreta telah
mengenal bentuk tulisan yang di sebut dengan tulisan minos. Nama minos berasal
dari nama seorang raja besar dari kerajaan ini, yaitu raja minos. Namun,
tulisan minos sampai sekarang belum berhasil di baca ssehingga sejarah kerajaan
pulau kreta belum terungkap dengan jelas.
Kepercayaan masyarakat kreta
bersifat polytheisme dan memuja kekuatan-kekuatan alam. Dewa tidak berfungsi
sebagai pencipta malapetaka, tetpa berfungsi sebagai pelindung dan pemberi
berkah.
Pada abad ke-15 SM kerajaan kreta
mengalami keruntuhan karena mundurnya perdagangan, lepasnya daerah-daerah
koloni, akibat bencana alam.
Akan tetapi sejak abad ke-15 SM
(1500 SM) terjadi inflasi dan gelombang penyerbuan bangsa-bangsa indo jerman
dari asia tengah memasuki daerah semenanjung yunani dan akhirnya merebut pulau
kreta.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar