Selasa, 29 November 2011

Masa - Masa Di Sekolah


DRAMA

Tema : malas belajar

Latar : di lingkungan sekolah SMA N 2 PELEPAR ILIR

Karakter :
Risma : protagonist
Riama : Antagonis
Hendri : Antagonis
             
Alur : maju

Nama tokoh :
Ø       Hendri Ristiawan
Ø       Risma Handayani
Ø       Riama













 Masa – Masa Disekolah
pada suatu hari di dalam kelas, tampak seorang siswa dengan wajah kebingungan, tetapi setelah melihat keluar kelas seketika wajahnya menjadi riang.
Riama : ( bolak – balik di depan kelas seperti kebingungan, entah apa yang di carinya )
Aduh gimana ini ? aku lupa belum mengerjakan Pr, bisa – bisa ibu Guru marah padaku dan aku akan di hukum lagi ?
Lalau melihat keluar kelas, dengan seketika wajahnya berubah, menjadi riang.
Risma : ( dengan wajah gembira dan bernyanyi rismapun masuk kedalam kelas )
La .. la .. la .. la ..
Riama : risma, untunglah kamu berangkat pagi ?
Risma : ya jelas donk ? aku kan anak rajin, maca berangkat siang cih ?
Riama : yea deh, yea ? oh ya ngomong – ngomong kamu udah lom tugas bahasa inggris ?
Risma : yea udahlah . . . ? aku kan anak rajin, ciapa dulu dunk ? mang napa ? kamu belum yea ?
Riama : gaya loe mentang – mentang udah ? aku belum nie, aku nyontek dunks ? pliss . .
Risma : huhhh kamutu bisanya nyontek mulu, gak mau mikir ?
Riama : gak usah gitu lah, bukanya gak mau nikir tapi aku lupa tau.
Risma : yea udah deh, sebagai teman yang baik gitu, tapi jangan di contekin ma yang lain. ( sambil mengambil buku dalam tasnya ).
Riama : ea,. . .  yea. . . aku janji. ( sambil merebut buku ditangan risma, lalu menulis diatas meja ).
Risma : eh entar law dah slesai pamggil aku di kantin yea ?. ( sambil pergi kekantin ).
Riama : ea . . ea . . ea. .
Suasana dikelaspun mulai tampak bebarapa orang mulai tampak berdatangan dan tampak hendri berlari – lari masuk kedalam kelas.
Hendri : ( sambil merebut buku yang di tulis riama ). Hay aku nyontek yea . . . ?
Riama : jangan . . . ? aku entar di marah risma…
Hendri : alah tenang aja entar aku yang tanggung jawab.
Riama : ah gak mau. . ? jangan lah . . .
Hendri : alah gak usah bawel loe, brisik . . .
Riama : ya sudahlah terserah kamu aja. .
Dengan muka murung riama pun meninggalkan hendri.
Bel masuk pun berbunyi, dan anak – anak mulai masuk ruang kelas masing – masing.
Risma : ri . . mana buku latihan ku. . ?
Riama : tadi buku kamu di pinjam ma hendri ?
Risma : kamu tuh gma cih . ? untung dah aku kasih contekan, eh malah kamu kacih lagi ma hendri,
Riama : ea ris tadi itu direbut ma hendri, dia tu maksa. . ?
Risma : ala kamutu alasan aja, males aku temenan sama kamu lagi, dasar gak punya rasa trima kasih.
Riama : ris aku minta ma’af yea ? kamu jangan marah gitu dunks. Aku benar – benar minta ma’af.
Lalu hendri pun datang dan menghampiri risma dan riama.
Hendri : ada apa ini ? kok kalian ribut – ribut.?
Risma : ada apa, ada apa. . . kamu tu bisanya Cuma nyontek aja. .
Riama : tukan hen, risma jadi marah ?
Hendri : oh, ea ma’af ris ? kamu jangan marah – marah gitu. Ini memang salah aku, kamu jangan marah – marahin riama gtu. . .
Risma : terserahlah mau kamu apa. Yang jelas kalian itu menyebalkan. . .
Hendri : nie bukunya ris ? ( sambil mengasihkan bukunya ) . ma’afin aku ya ris ?
Riama : ea ris aku juga minta ma’af ya ?
Risma : sudahlah aku tidak butuh ma’af dari kalian berdua, kalian ini bisanya nyontek trus, gak mau belajar . ? ( sambil pergi meninggalkan riama dan hendri )
Mereka pun diam semua, tidak ada yang menyapa satu sama lain. Tidak berapa lama ibu guru pun datang dan mereka masih tetap tidak menyapa. Lalau bel istirahat berbunyi, hendri dan riama pun mencoba mengajak risma ke kantin.
Hendri : ris ke kantin yuk ?
Riama : iy ris kekantin yuk ?
Risma : ( hanya diam saja tak menghiraukan ajakan hendri dan riama, bahkan malah pergi meninggalkan mereka berdua )
Setelah risma pergi, hendri pun berusaha mengejar risma, tetapi riama malah pergi kekantin.
Hendri : ris, kamu mau kemana, kamu kok diam aja ?
Risma : gak mau kemana – mana. Terserah aku mau kemana aja, tak ada urusannya dengan mu.
Hendri : jangan gitu dunks, kamu masih marah ya? Aku minta ma’af ris ?
Risma : aku udah bilang aku tak butuh ma’af dari mu. ( sambil pergi meninggalkan hendri ).
Setelah risma pergi, hendripun hanya diam saja dan menemui riama yang sedang di kantin.
Hendri : ri, bagaimana ini ? risma benar – benar marah cama kita ?
Riama : sudab lah biarin aja, ntar juga pasti gak bakalan marah lagi.
Hendri : yea, tapi ntar lau risma masih tetap marah juga gimana ?
Riama : tenang aja, ntar biar  aku aja yang ngomong ma dia .
Hendri : benar yea,. Awas lau ntar risma masih marah juga, aku benar – benar merasa bersalah ma dia . .
Riama : ea , ea . .
Bel masuk pun berbunyi, hendri dan riama masuk kelas dan risma sudah ada di dalam kelas. Setelah didalam kelas, hendripun berbisik pada riama.
Hendri : cepat ri, bujuk dia biar gak marah lagi. .           
Riama : ea, yea. . bawel banget cih loe ?
Hendri : suka – suka aku mau bewel pa gak. ( sambil mencari tempat duduknya ).
Riama pun yang duduk bersampingan dengan risma mulai menghampiri risma dan berkata.
Riama : ris kamu masih marah yea ?
Risma : gak.
Riama : aku minta ma’af y ris ?
Risma : aku gak butuh ma’af kamu tau gak .? ( sambil pergi menuju tempat duduk yang kosong)
riama pun hanya diam saja. Ibu guru masuk dan bel pulang berbunyi. Keesokan harinya riama, hendri dan risma tak saling menyapa. Riama dan hendri mulai merasa pentingnya arti seorang temen, dan mulai merasa bersalah sekali. Hendri pun berundiang dengan riama.
Hendri : ri . . gimana ini . ? sudah beberapa hari risma gak mau berteman dengan kita.
Riama : ea aku juga gak tau harus gimana, kini aku sadar perbuatan kita kemarin itu adalah perbuatan yang tidak baik.
Hendri : nah. . . aku punya ide, gimana kalau kita mulai sekarang rajin belajar, dan mengerjakan Pr bersama – sama. Kita kelompok di rumah risma aja.
Riama : idemu boleh juga tuh ? ayok sekarang kita coba bujuk risma.
Hendri : ayok ? ( sambil menemui risma yang sedang ada didalam kelas )
Dengan wajah yang penuh penyesalan riama dan hendri pun menghampiri risma.
Hendri : ris aku sama riama benar – benar minta ma’af sama kamu, aku dan riama juga mennyesal atas perbuatan kita kemarin, aku sadar itu perbuatan yang tidak baik.
Riama : ris aku mohon. . .beri kami kesempatan tuk terakhir kalinya. . please ris ?
Risma : yea sudahlah sebenarnya aku sudah mema’afkan kalian, kalian janji yea jangan mengulanginya lagi. Aku tak mau menyapa kalian itu karna biar kalian sadar bahwa perbuatan kalian itu salah.
Hendri : yea kami janji. .
Riama : jadi kita berteman lagi nie ?
Risma : yea,ea dongk. . ?